Pentingnya audio dalam produksi video
- Arithma Fajar Trilaksono
- Feb 27, 2022
- 2 min read

Audio adalah elemen yang tidak dapat dipisahkan dari sebuah video. Coba bayangkan ketika kita melihat video tetapi tidak ada suaranya, apakah pesan yang ingin disampaikan pembuat video bisa tersampaikan dengan baik kepada para penontonnya? Elemen audio yang ada di dalam sebuah video antara lain bisa dalam bentuk musik sebagai backsound, voice over sebagai narasi cerita, atau sound effect yang ditambahkan ke video untuk menambah penekanan pada adegan-adegan tertentu.
Audio berupa musik atau backsound dalam sebuah video membawa mood video tersebut sesuai keinginan pembuatnya, apakah mau video dengan mood yang upbeat, energetik, slow, menegangkan, atau lainnya. Oleh karena itu pemilihan musik itu biasanya dilakukan di awal sebelum mulainya proses editing, karena pemilihan muski backsound sangat berpengaruh pada tipe cut to cut yang dipakai pada video, apakah cepat berganti antara satu gambar ke gambar lainnya dengan speed video yang dipercepat, atau sebaliknya, malah setiap footage durasinya lama dan banyak memakai slow motion. Di beberapa produksi video, malah musik akan ditentukan duluan sebelum mulai proses shooting, sehingga shot-shot yang diambil pada proses shooting bisa sesuai dengan mood lagu yang dipilih.

Voice over atau narasi dalam video adalah elemen audio yang memiliki fungsi menjelaskan mengenai video tersebut, seperti dialog yang menceritakan isi sebuah film. Kalau dalam video liputan event, voice over biasanya saya dapatkan dari speech orang penting yang berbicara dalam event tersebut, saya potong bagian2 penting yang dapat memberikan narasi mengenai video liputan event tersebut. Untuk video lain seperti video promosi, interview, atau video compro, audio narasi ini biasanya saya dapatkan dengan cara interview orang yang bersangkutan. Kadang saya juga melakukan take voice over dengan seorang voice over artist profesional apabila dibutuhkan, seperti dalam pembuatan video company profile.

Peralatan yang biasanya saya pakai dalam perekaman audio antara lain adalah portable audio recorder, dan beberapa tipe mic, seperti hotshoe mic, boom mic, atau lavalier clip on mic. Beda tipe2 mic yang digunakan tergantung dari kebutuhan produksi video yang akan dibuat, terkadang saya juga membawa soundman khusus sendiri untuk produksi video yang lebih serius dalam perekaman audionya, seperti video wawancara, atau video tutorial yang harus memiliki audio pembicara yang jelas.

Tipe terakhir audio yang sering saya gunakan dalam produksi sebuah video adalah SFX atau sound effect. SFX adalah suara-suara yang ditambahkan pada video untuk memberi penekananan, atau efek tertentu pada adegan, misal menambahkan SFX suara2 kartun dalam video tutorial untuk anak-anak. Penambahan SFX merupakan bumbu agar video terdengar lebih menarik dan untuk memperjelas mood yang ingin disajikan dalam video tersebut.
Kehadiran audio dalam sebuah video merupakan elemen yang tidak dapat terpisahkan, dan dalam proses produksi video harus sangat diperhatikan dan direncanakan dengan baik, agar video yang dihasilkan tidak terasa "hambar".
Jakarta Photographer & Videographer
www.aftrilaksono.com
+6281511107128
ole@aftrilaksono.com
IG : @af.trilaksono

Comments